Naskah Lomba Menulis untuk Tobo Bengkulu
Nama Lengkap : Deti Fitri
Nama Facebook : Deti Fitri
Judul Naskah : Angkot pada 14.39
Angkot (angkutan kota) merupakan mobil berbentuk mini bus dengan ukuran lebih kecil. Dan sekarang pukul 14.39 aku berada dalam angkot hijau B2 khusus angkot dari unib belakang, tempat perkuliahanku sekaligus kosanku.
Kebanyakan kebiasaan orang di angkot adalah merenung, namun hari ini di depanku seorang ibu dengan dua anaknya menarik perhatianku dan menjadi inspirasi bagiku hingga aku menulis tentangnya di sini. Anaknya yang paling besar berusia sekitar dua setengah tahun, seorang lelaki kecil berambut gondrong. Kemudian yang paling kecil adalah perempuan manis berjilbab berusia sekitar satu tahun dipangkuannya.
Lelaki kecil itu, memegang kaki ibunya, takut akan goyangan maut angkot menempuh lubang-lubang di jalan raya kota bengkulu yang akan menjatuhkannya dari kursi angkot. Sadar akan ketakutan anaknya, sang ibu pun merangkulnya.
Angkot semakin penuh disesaki orang-orang dengan berbagai tujuan. Sekarang ibu dan anak tersebut terpojok di sudut paling belakang angkot. Lelaki kecil itu bersandar pada ibunya, sambil sesekali mengganggu adiknya dan terkadang ia iseng menjulurkan tangannya melalui jendela angkot. Ibunyapun cemas melihat tingkah anaknya dan langsung menegurnya “jangan nak, putus tangannyo kelak”. Aku tersenyum melihat kenakalan kecil yang dilakukannya. Mungkin bagi anak sekecil itu belum tahu resiko dari kenakalannya, atau mungkin dia melakukannya agar ibunya memperhatikannya. Tapi, apapun itu... dia telah membuatku tersenyum... ^_^
ini di ikutkan dalam lomba FLP bengkulu,,,tapi ga menang,,, terlalu standar, n ga ada konflik,,,heeeeee
BalasHapus